LAMONGAN — Persela Lamongan sudah unggul satu gol dan menghadapi Deltras FC yang bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Namun, gol Achmad Dwi Firmansyah pada menit ke-88 mengubah kemenangan yang hampir diraih tuan rumah menjadi hasil imbang 1-1.
Kartu merah dicatat berbeda satu menit
Laporan resmi ILeague menyebut I Komang Ananta Krisna Putra mendapat kartu merah pada babak pertama. Dua artikel resmi berbeda satu menit dalam mencatat insiden itu—menit ke-37 dan ke-38—sehingga artikel ini tidak memaksakan satu angka yang belum konsisten.
Keunggulan Persela lahir dari penalti Jacinto Junior Conceicao Cabral pada menit ke-54. Skor 1-0 bertahan hingga fase akhir, sebelum Achmad Dwi menyelesaikan serangan balik Deltras pada menit ke-88.
Tambahan satu poin menjaga jarak
Mengapa puncak klasemen tidak berubah? Sebelum laga, Deltras memimpin dengan 12 poin dan Persela berada tepat di bawahnya dengan 11 poin. Tambahan satu poin membuat Deltras mencapai 13 poin, sedangkan Persela menjadi 12 poin.
Artinya, Persela membutuhkan kemenangan untuk menyalip. Hasil seri mempertahankan jarak satu poin sekaligus membuat Deltras tetap berada di posisi pertama Grup B Pegadaian Championship 2026/27.
Deltras bertahan dan menunggu serangan balik
Pelatih Deltras Leonard Tupamahu menjelaskan bahwa timnya memilih bertahan dan menunggu peluang serangan balik setelah kehilangan satu pemain. Gol penyeimbang pada akhir laga menjadi hasil dari pendekatan tersebut, bukan karena Deltras kembali bermain dengan jumlah pemain lengkap.
Gol Achmad Dwi juga mengakhiri catatan empat pertandingan Persela tanpa kebobolan. Di sisi Persela, pelatih Bima Sakti mengingatkan pemainnya bahwa kompetisi masih panjang dan tim harus bangkit pada pertandingan berikutnya.
Catatan waktu sekunder tidak seluruhnya sama
Ada perbedaan kecil pada menit gol di sejumlah laporan sekunder. ANTARA menulis menit ke-51 dan ke-87, sedangkan dua laporan pertandingan resmi ILeague sama-sama mencatat penalti pada menit ke-54 dan gol penyeimbang pada menit ke-88. Ruang Rame memakai catatan ILeague untuk linimasa utama.
Foto pendamping adalah arsip Stadion Surajaya yang dibuat pada 2 Maret 2009. Foto tersebut menunjukkan lokasi pertandingan, tetapi bukan dokumentasi laga Persela melawan Deltras pada 11 Oktober 2026.
Hasil akhirnya sederhana, tetapi jalannya laga tidak: Persela gagal mengubah keunggulan pemain menjadi tiga poin, sementara Deltras mempertahankan posisi teratas lewat satu serangan balik pada menit-menit akhir.
Jejak sumber
Artikel ini merupakan kompilasi sumber terbuka, bukan liputan lapangan atau wawancara langsung redaksi. Tautan berikut mengikuti rujukan yang tersimpan bersama artikel.
- ILeague — Persela gagal menggeser Deltras, 12 Oktober 2026
- ILeague — Deltras bertahan dengan 10 pemain, 11 Oktober 2026
- ILeague — posisi klasemen sebelum pertandingan, 11 Oktober 2026
- ANTARA — laporan hasil Persela vs Deltras, 12 Oktober 2026
- Foto arsip Stadion Surajaya — nugroho khoironi
- Lisensi foto — CC BY-SA 2.0
Panel ini tidak menyatakan bahwa sumber telah diperiksa ulang hari ini. Baca pedoman editorial dan koreksi.
